Monday, 20 May 2019

Lagu, rindu dan sepi


Aku baru saja mengenali satu lagu lama yang dah sewaktu umurnya denganku. 1979, beb. Melodi 70annya sungguh menggesek tali hati dan jiwa.

Berita Kepada Kawan” oleh Ebiet G. Ade.

Dengan liriknya yang menusuk kalbu, tema asalnya adalah berkenaan kerosakan alam sekitar.

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang engkau tak duduk di sampingku, kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
Di tanah kering bebatuan
Ho ho ho
Ho ho ho ho
Ho ho ho
Ho ho ho ho

Tubuhku terguncang dihempas batu jalanan
Hati tergetar menampak kering rerumputan
Perjalanan ini pun seperti jadi saksi
Gembala kecil menangis sedih

Kawan, coba dengar apa jawabnya
Ketika ia kutanya mengapa
Bapak-ibunya telah lama mati
Ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut kukabarkan semuanya
Kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
Tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit
Barangkali di sana ada jawabnya
Mengapa di tanahku terjadi bencana

Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang
Ho ho ho
Ho ho ho ho
Ho ho ho
Ho ho ho ho
Ho ho ho
Ho ho ho ho
Ho ho ho
Ho ho ho ho
Kawan, coba dengar apa jawabnya
Ketika ia kutanya mengapa
Bapak-ibunya telah lama mati
Ditelan bencana tanah ini
Sesampainya di laut kukabarkan semuanya
Kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
Tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit
Barangkali di sana ada jawabnya
Mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang
Ho ho ho
Ho ho ho ho
Ho ho ho
Ho ho ho ho
Ho ho ho
Ho ho ho ho
Ho ho ho
Ho ho ho ho


Perkaitan lagu ini bagiku pula lain sekali. Ia menggambarkan kerinduan pada sahabat yang telah meninggalkan diri, serta kehampaan yang berkaitan. Dan pada diriku, tidak ada yang lebih menggambarkan kesepian dan kerinduan ini dari pemandangan gunung-ganang.



Jika anda ada Spotify, lagu berkenaan boleh diakses di sini.

No comments:

Post a Comment

Hujung negeri dan hujan

 Sahabatku,  Hujung minggu lepas, kugagahkan diriku untuk ke hujung negeri. Seperti janjiku padamu. Pada mulanya, aku agak ragu juga.  Renta...